Sabtu, 26 Desember 2020

SISTEM EKSKRESI MANUSIA

 KOMPETENSI DASAR

3.10

Menganalisis sistem ekskresi pada manusia

dan memahami gangguan pada sistem ekskresi

serta upaya menjaga kesehatan sistem ekskresi


A. DEFINISI SISTEM EKSKRESI

      Sistem ekskresi  adalah sistem yang

melakukan tugas untuk membuang zat

sisa metabolisme yang tidak berguna lagi

bagi tubuh.

        Ekskresi merupakan proses pengeluaran 

zat-zat sisa hasil metabolisme dari dalam tubuh.

Sistem ekskresi yang ada di tubuh manusia meliputi:

paru-paru, kulit, hati, ginjal dan kolon (usus tebal).

Kolon (usus tebal) jarang dibahas di SMP 

sebagai organ ekskresi.


 1. Paru-paru (jamak: Pulmones, tunggal:

     Pulmo  atau paru) berfungsi mengeluarkan

     uap air  (H2O) dan karbon dioksida (CO2).

2. Kulit (integumen = kutis) berfungsi menge-

    luarkan garam-garam mineral dan minyak.

3. Hati (hepar) berfungsi mengeluarkan 

    empedu (bile atau bilus).

4. Ginjal (ren) berfungsi mengeluarkan air 

    berupa urine (air kencing), yang di dalam-

    nya terdapa garam-garam mineral dan se-

    nyawa nitrogen.

5. Usus Tebal (usus besar) berfungsi mengeluar-

    kan logam berat Fe (besi) dan Ca (kalsium).


B. PARU-PARU

        Pembahasan tentang paru-paru

sudah dibahas saat memelajari sistem

pernapasan pada manusia.

        Paru-paru merupakan organ per-

napasan sekaligus pula organ ekskresi.

Apakah sisa hasil metabolisme paru-paru?

Perhatikan reaksi proses pernapasan

berikut!

C6H12O6 (Glukosa) diok-

sidasi oleh gas O2 

(oksigen) terjadi melalui 

fase inspirasi (menghirup 

udara atau mengambil 

oksigen) dan paru-paru 

kemudian mengekskresi-

kan melaui fase ekspirasi 

((melepaskan udara atau 

mengeluarkan gas  CO

(karbon dioksida))  

bersama uap H2O 

(uap air) melalui rongga

hidung.




    Paru kiri hanya memiliki 2 gelambir atau

lobus = belahan. Paru kanan ada 3 lobus.

Paru-paru orang dewasa massanya:

a. massa paling kecil
    - paru kiri = 325 gram (g)
    - paru kanan 350 g

b. massa paling besar
    - paru kiri = 550 g
    -  paru kanan = 600 g


C. KULIT


        Selain berfungsi mengeluarkan 

garam-garam mineral dan minyak,

fungsi kulit yang lain adalah untuk:

mengatur suhu tubuh, menyimpan

kelebihan lemak dan sebagai indera

peraba.





D. HATI

Hati adalah organ pencernaan

sekaligus pula organ ekskresi.

Nama lain hati adalah hepar.

        Hati memiliki 2 gelambir atau

lobus = belahan, yaitu lobus kiri dan

lobus kanan.

        Di dalam perannya sebagai organ

ekskresi, hati (hepar) berfungsi menge-

luakan empedu (bile atau bilus).

Fungsi lainnya di luar sistem ekskresi

adalah:

- sebagai organ pencernaan, yaitu 

   membantu enzim lipase dalam meng-

   hidroisis (memecah) lemak (lipid)

    menjadi asam lemak dan gliserol.

- menyimpan kelebihan gula menjadi

   glikogen

- mengatur kadar gula darah

- menetralkan racun

- tampat pembentukan protrombin

   dan fibrinogen

- tempat pembentukan urea 

  = CO(NH 2)2

- menghasilkan enzim arginase, yaitu

   enzim metabolisme arginin menjadi

   ornitin dan urea

- mengubah provitamin A menjadi

  vitamin  A

- tempat pembentukan protein

- tempat pembentukan eritrosit

         Massa hati orang dewasa

kira-kira 2 kg.

 




E. GINJAL

Ginjal  adalah organ yang terletak

di dalam rongga badan, di kiri-kanan

ruas-ruas pinggang dan di bawah hati.

Ginjal kiri letaknya lebih tinggi dari-

pada ginjal kanan. Sebab ginjal kanan

tertekan oleh hati di atasnya.

      Massa sebuah ginjal antara 120 - 200 

gram atau  0,12 - 0,20 kg. Ginjal laki-laki

umumnya lebih besar massanya daripada

ginjal perempuan.


 Ginjal (ren) berfungsi mengeluarkan 

 air berupa urine (air kencing), yang 

 di dalamnya terdapat garam-garam 

 mineral dan senyawa nitrogen.

        Selain itu fungsi ginjal adalah untuk

memertahankan tekanan osmosis 

cairan ekstraseluler dan memertahan-

kan keseimbangan asam-basa tubuh.


    Lapisan ginjal ada 2, yaitu:

1. Korteks (kulit ginjal), merupakan

    lapisan yang mengandungjutaan 

    nefron untuk menyaring darah.

    - Terdapat banyak pembuluh darah

       kapiler yang bergumpal disebut

        glomerulus.

     - Setiap glomerulus dikelilingi oleh

        simpai Bowman (kapsula Bowman).

      - Bentuk simpai Bowman seperti

         cawan berdinding tebal

      - Gabungan glomerulus dan simpai

        Bowman dinamakan badan Malpighi.

   2. Medula (sumsum ginjal), merupakan

        lapisan yang terdiri atas piramid-

        piramid.

        - Piramid (badan berbentuk kerucut) 

          berisi banyak tubulus kolektivus 

          (pembuluh/saluran pengumpul).

        - Tubulus kolektifus bermuara pada

           pelvis  renalis (rongga ginjal).


F. USUS TEBAL (USUS BESAR)


        Usus tebal terletak  setelah usus halus.

Bagian awal usus besar adalah sekum (usus

buntu. Setelah usus buntu ada kolon.

Kolon adalah bagian yang paling panjang

dari usus besar.

 Nama biologi usus besar adalah

intestinum crassum.

       Fungsi usus besar sebagai organ ekskresi

 adalah mengeluarkan logam berat Fe 

 (besi) dan Ca (kalsium). 

Fungsi lainnya antara lain:

- pencernaan selulosa dengan bantuan

  bakteri menghasilkan vitamin B kom-

  pleks dan vitamin K.

- pembusukan ampas makanan oleh

  bakteri.

- penyerapan (absorbsi) air dari

  feses (tinja).








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BIOMA

  Bioma, yaitu ekosistem daratan      yang luas bercirikan vegetasi      dominan di  suatu wilayah Atau definisi lainnya adalah: Bioma merup...