Jumat, 15 Januari 2021

TATA SURYA

 KOMPETENSI DASAR

3.10

Memahami sistem tata surya, rotasi dan 

revolusi bumi dan bulan, serta dampaknya 

bagi kehidupan di bumi


A. DEFINISI TATA SURYA


      Tata surya adalah susunan

benda langit yang terdiri atas
matahari sebagai pusat yang
dikelilingi oleh planet-planet
dan benda langit lainnya..

Benda langit : matahari, planet-
planet, satelit alami, komet,
meteor, bintang dan lain-lain.

        Planet terkecil adalah
merkurius.  Planet terbesar 
 adalah yupiter.

Bumi merupakan planet
yang besar ukurannya
nomor 5 (lima).
Dunia yang kita huni adalah
bumi, yang sering disebut
sebagai planet biru.


      Planet-planet yang diketahui
sampai sekarang ada 8, yaitu:
merkurius, venus, bumi, mars,
yupiter, saturnus, uranus dan
neptunus.



 MATAHARI

 

      Matahari adalah pusat tata surya.
Tata = susunan, surya = matahari.
Jarak matahari dari bumi adalah
149,6 juta km = 149.600.000 km.
      Jarak bumi dari bulan adalah
384.400 km. Berapa jarak matahari
dari bulan?
      Perhitungan jarak matahari dari
bulan:
a) Jika bumi terletak di tengah, maka
    jaraknya = 149.600.000 km +
    384.400 km = 149.984.400 km

b) Jika bulan berada di tengah, maka
     jaraknya = 149.600.000 km -
     384.000 km = 149.215.600 km.


Jarak matahari dari bulan, jika bumi

terletak di tengah diilustrikan sebagai

berikut:




Jarak matahari dari bulan, jika bulan

terletak di tengah diilustrikan sebagai

berikut:



Galaksi Bima Sakti

      Nama Bima Sakti adalah
penamaan versi Indonesia. Namanya
di tiap negara tentu bermacam-macam. 
Nama Inggrisnya adalah Milky Way
(Jalur Susu).


      Tata Surya hanyalah satu susunan 
dari bermilyar-milyar yang ada di dalam 
Galaksi Bima Sakti.

       Istilah Tata Surya, yang mana surya
(matahari) sebagai pusat yang di kelilingi
oleh benda langit lainnya, termasuk bumi 
baru diungkapkan sekitar abad XVI.


Teori Heliosentris


      Seorang ahli astronomi berkebangsaan
Polandia bernama Nicolaus Copernicus
pada tahun 1543 menyatakan matahari
sebagai pusat susunan dari benda langit
yang lain. Oleh karena matahari sebagai
pusat, maka teorinya dinamakan helio-
sentris. Helios = matahari, sentris = pusat.


      Sebelum teori heliosentris berkembang
hingga sekarang, teori lama telah
bertahan sampai 18 abad lamanya
(abad ke-2 SM - abad ke-16 M).


      Pada abad ke-2 SM (sebelum masehi), 
seorang astronom (ahli astronomi) bangsa 
Yunani bernama Claudius Ptolomeus 
menyatakan bahwa bumi merupakan
pusat dari benda-benda langit lainnya
yang mengelilinginya. Teori ini dikenal 
dengan geosentris. Geos = bumi, 
sentis = pusat.
   

Istilah Galaksi

      Galaksi adalah sebuah sistem
massif (besar-besaran), yang terikat
oleh gaya gravitasi , terdiri atas
bintang, gas dan debu, tempat
perantara antarbintang dan materi
gelap yang belum dipahami.


      Galaksi di alam semesta ini tidak
hanya galaksi Bima Sakti. Ada banyak
galaksi lainnya. Diperkirakan oleh
para ahli astronomi ada 2 triliun jumlah 
galaksi.

Dalam galaksi Bima Sakti ada
bermiliar-miliar susunan yang seperti
Tata Surya kita. Satu galaksi yang
dihuni tata surya dan milyaran
lainnya yang mirip tata surya adalah
suatu gambaran begitu amat luas
alam semesta ini. Dan lebih luas lagi
dengan perkiraan ada 2 triliun galaksi
di alam semestra ini.


      Matahari kita hanya sebagian kecil
dari penyusunan orbit planet-planet
dan benda langit lainnya di galaksi 
Bima Sakti. Juga Galaksi Bima Sakti 
hanyalah satu dari dua (2) trilun galaksi 
atau lebih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BIOMA

  Bioma, yaitu ekosistem daratan      yang luas bercirikan vegetasi      dominan di  suatu wilayah Atau definisi lainnya adalah: Bioma merup...